Home

Wednesday, May 20, 2015

Sejarah Kecamatan Salem

 Semua penduduk Kecamatan Salem berbahasa dan berkebudayaan Sunda sejak berabad-abad yang lampau, sehingga mereka adalah penduduk asli di daerah ini. Pada masa lampau, daerah Salem termasuk dalam wilayah Kerajaan Galuh dan Kerajaan Pajajaran. Ada sementara cerita lisan yang mengatakan bahwa penduduk Salem ada keterkaitan dengan Kejadian Perang Bubat zaman Majapahit. Setelah Perang Bubat, ternyata tidak seluruh punggawa/pengawal/rakyat

Pajajaran mati terbunuh, dan kembali ke Jawa Barat. Ada sisa-sisa punggawa tersebut menetap diwilayah kecamatan Salem. Peninggalan penduduk pertama tersebut, sebagian dapat dilihat di situs Gunung Sagara (Lautan). Pada abad ke-19 ditemukan naskah lontar tua di situs Gunung Sagara yang menggunakan Bahasa Sunda kuna[butuh rujukan]. Naskah ini dibawa bupati Brebes RAA. Tjandranegara dan diserahkan kepada seorang ahli bahasa KF. Holle untuk kemudian disimpan di Batavia. Paling tidak ada dua naskah Sunda yang terkenal, yaitu Sewaka Darma dari Kabuyutan Ciburuy, Garut dan Carita Ratu Pakuan, yang menyebutkan sendiri bahwa (isi) naskahnya berasal dari (dan hasil bertapa dari) Gunung Kumbang (1218). Gunung Kumbang masa lampau mungkin adalah sebuah tempat lemah dewasasana, kabuyutan, dan tempat bagi para intelektual masa kerajaan Sunda. Mungkin di sini termasuk pula Gunung Sagara, di mana Gunung Sagara terletak di lereng selatan Gunung Kumbang tersebut.

Daerah Sunda di daerah Salem dan sekitarnya mempunyai perbedaan kebiasaan dengan daerah Sunda lainnya (Priangan, Banten, Karawang, dsb). Perbedaan tersebut terutama dapat dilihat dalam hal adat budaya, bahasa, detail bentuk-bentuk kesenian, dan juga dalam tatacara beragama. Tata cara beragama penduduk Salem kelihatannya masih terdapat unsur kegamaan Hindu dengan campuran-campuran adat setempat yang kental. Pada zaman Hindia Belanda, penduduk Salem masih ada yang melestarikan atau melaksanakan praktek perkawinan model animisme. Misalnya, jika penduduk bermaksud hendak melaksanakan pernikahan, maka mereka akan mendaki dahulu ke lereng Gunung Sagara. Jika di lereng Gunung Sagara terlihat ada burung yang melakukan perkawinan, artinya kedua mempelai tersebut direstui oleh penghuni Gunung Sagara.

Wilayah Salem merupakan kecamatan terpencil, tetapi sempat juga ditetapkan menjadi sebuah kawedanan pada masa penjajahan Belanda. Penetapan ini diperkirakan disebabkan strategisnya daerah Salem. Pada era awal perang kemerdekaan, Salem juga menjadi pusat pertahanan atau tempat mengungsi Bupati Brebes pro Republik. Waktu itu bupati kembar, yang pro Belanda disebut bupati Recomba berkantor di Brebes (Gandasuli), sementara bupati RI berkantor di desa Bentarsari, Salem. Mengingat daerahnya yang strategis tersebut, setelah Perang kemerdekaan usai daerah ini juga pernah menjadi daerah basis pemberontak DI/TII pimpinan Amir Fatah.

Tahun 1960-an di daerah ini juga muncul gerakan-gerakan yang berafiliasi dengan pemberontakan G.30.S/PKI di Jakarta. Hal itu konon erat kaitannya dengan keberadaan pasukan TNI yang pernah bertugas di daerah Salem. Bagi masyarakat setempat tidak bisa dilupakan, ketika ada pasukan penumpas DI/TII (konon dari Div 449). Kejadian terakhir inilah yang menarik. Salem adalah daerah basis pesantren tradisional, tetapi kenapa banyak ditemukan anasir-anasir yang bertentangan dengan semangat pesantren.

Wednesday, February 18, 2015

Chord Gitar Iwan Fals - Apakah Aku Benar Benar Memilikimu

Chord Gitar Iwan Fals - Apakah Aku Benar Benar Memilikimu

Intro : Am G F Em 2x

      Am     G        F         E
Telah ku berikan semua yang ada didalam jiwa
   Am   G        F        E
Tak tersisa walau sekecil debu

    Am            G         F        E
Ku ikhlaskan goresan rasa namun kata yang indah
    Am       G     F           E
Selalu berlabuh di tempat yang salah

  Am     G    F        E
* Hari sepi menikam dalam
    Am         G      F   E
  Tak adakah secercah harapan

Interlude : Am G F Em

     Am           G       F        E
Biduk cinta yang hampir karam coba aku tahan
   Am      G    F        E
Sempat goyah sempat aku bosan
     Am          G          F       E
Hasrat hati yang kini terganggu oleh rasa ragu
  Am    G    F          E
Kemanakah rindu yang kemari

  Am      G   F       E
** Ungkapkanlah isi hatimu
   Am    G       F        E
  Jangan pernah berpaling dariku
   Am     G    F        E
  Tunjukkanlah rasa cintamu
   Am      G   F        E
  Jangan sampai aku bertanya
   Am          G         F     E
  Apakah aku benar-benar memiliki......

Interlude : Dm C Bm A# 2x E

Balik ke *, **

  Am        G           F    E     Am
Apakah aku benar-benar memiliki.....kamu

Friday, February 13, 2015

Cincin Batu Akik Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam

Cincin Batu Akik Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Berikut beberapa hadis yang menceritakan cicin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

Pertama, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

كان خاتم النبي صلى الله عليه وسلم من ورق وكان فصه حبشيا
Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terbuat dari perak, dan mata cincinnya berasal dari Habasyah (ethiopia). (HR. Muslim 2094, Turmudzi 1739, dan yang lainnya).

Kedua, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma,

أن النبي صلى الله عليه وسلم اتخذ خاتما من فضة فكان يختم به
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggunakan cincin dari perak, dan beliau gunakan untuk menstempel suratnya. (HR. Ahmad 5366, Nasai 5292, dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth).

Ketiga, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

كان خاتم النبي صلى الله عليه وسلم من فضة فصه منه
”Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari perak, dan mata cincin juga dari bahan perak.” (HR. Bukhari 5870, Nasai 5198, dan yang lainnya).

Keempat, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan

كان نقش خاتم رسول الله صلى الله عليه وسلم ( محمد ) سطر و ( رسول ) سطر و ( الله ) سطر
Ukiran mata cincin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertuliskan: Muhammad [محمد] satu baris, Rasul [رسول] satu baris, dan Allah [الله] satu baris. (HR. Turmudzi 1747, Ibn Hibban 1414, dan semakna dengan itu diriwayatkan oleh Bukhari 5872)

Dalam riwayat lain dijelaskan,

أن النبي صلى الله عليه وسلم أراد أن كتب إلى كسرى وقيصر والنجاشي فقيل له : إنهم لا يقبلون كتابا إلا بخاتم فصاغ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما حلقته فضة ونقش فيه محمد رسول الله فكأني أنظر إلى بياضه في كفه
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak menulis surat ke Kisra (persi), Kaisar (romawi), dan Najasyi (Ethiopia). Kemudian ada yang mengatakan, ’Mereka tidak mau menerima surat, kecuali jika ada stempelnya.’ Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin dari perak, dan diukir tulisan Muhammad Rasulullah. Saya melihat putihnya cincin itu di tangan beliau. (HR. Ahmad 12738, Bukhari 5872, Muslim 2092, dan yang lainnya).

Kelima, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,

اتخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما من ورق فكان في يده ثم كان في يد أبي بكر ويد عمر ثم كان في يد عثمان حتى وقع في بئر أريس نقشه : محمد رسول الله
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin dari perak. Pertama beliau yang memakai, kemudian dipakai Abu Bakar, kemudian Umar, kemudian dipakai Utsman, hingga akhirnya kecemplung di sumur air Arisy. Ukirannya bertuliskan: Muhammad Rasulullah. (HR. Bukhari 5873, Muslim 2091, Nasai 5293, dan yang lainnya)

Keenam, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ، وَنَقَشَ فِيهِ: مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ، وَقَالَ: «إِنِّي اتَّخَذْتُ خَاتَمًا مِنْ وَرِقٍ، وَنَقَشْتُ فِيهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ، فَلاَ يَنْقُشَنَّ أَحَدٌ عَلَى نَقْشِهِ»
Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin dari perak, dan diukir: Muhammad Rasulullah. Kemduian Beliau bersabda, “Sesungguhnya aku membuat cincin dari perak, dan aku ukir Muhammad Rasulullah. Karena itu, jangan ada seorangpun yang mengukir dengan tulisan seperti ini.” (HR. Bukhari 5877)

Dari beberapa riwayat di atas, ada beberapa pelajaran yang bisa kita simpulkan,

1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memakai cincin

2. Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki ciri:

Terbuat dari perak
Ada mata cincinnya, yang juga terbuat dari perak
Logam perak mata cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berasal dari Ethiopia
Bagian mata cincin ada ukirannya, bertuliskan: Muhammad Rasulullah
Tulisan ukiran di mata cincin itu biasa digunakan untuk stempel surat
3. Tujuan utama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin adalah untuk dijadikan stempel surat dakwah yang hendak dikirim ke berbagai penjuru dunia.

4. Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam digunakan para khulafa’ ar-rasyidin setelah beliau sebagai stempel surat.

5. Larangan untuk membuat cincin dengan ukiran seperti ukiran cincin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Muhammad Rasulullah. al-Hafidz Ibn Hajar menjelaskan, ’Karena dalam cincin itu ada tulisan nama beliau, dan status beliau. Beliau membuat demikian sebagai ciri khas beliau, yang membedakan dengan lainnya. Jika yang lain dibolehkan untuk membuat ukiran cincin seperti itu, maka tujuan ini tidak terwujud.’ (Fathul Bari, 10/324).

6. Makna ”mata cincinnya berasal dari Habasyah”

Para ulama berbeda pendapat tentang makna kalimat ini. Imam an-Nawawi menyebutkan beberapa pendapat ulama mengenai hal tersebut,

Mata cincinnya berupa batu dari Habasyah, berupa batu akik. Karena tambang batu akik ada di habasyah dan Yaman.
Warnanya seperti orang habasyah, yaitu berwarna hitam. Kata Ibn Abdil Bar, inilah pendapat yang lebih kuat. Berdasarkan riwayat dari Anas yang menegaskan bahwa mata cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari perak. Artinya, bukan batu akik.
Kedua makna di atas benar. Dalam arti, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang memakai cincin yang matanya dari perak dan terkadang memakai cincin yang matanya batu akik. (Syarh Shahih Muslim, 14/71).
Al-Hafidz Ibn Hajjar juga menyebutkan beberapa kemungkinan yang lain,

Mata cincin beliau berupa batu dari habasyah
Mata cincinnya dari perak. Disebut dari Habasyah, karena cirinya. Bisa jadi ciri modelnya atau ciri ukirannya.
(Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, 10/322)

Allahu a’lam

http://www.konsultasisyariah.com/cincin-nabi-muhammad-shallallahu-alaihi-wa-sallam

Monday, February 2, 2015

Profil Desa Banjaran Kecamatan Salem Kabupaten Brebes

                   PROFIL DESA BANJARAN
      KECAMATAN SALEM KABUPATEN BREBES
                   PROVINSI JAWA TENGAH


1.        Gambaran Umum Desa Banjaran
Desa Banjaran merupakan salah satu Desa yang berada di wilayah hukum Kecamatan Salem Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah. Jarak ke kota Kecamatan sekitar 1,5 KM, sedangkan ke Ibu kota Kabupaten sekitar 65 KM. tofografi Desa Banjaran merupakan dataran tinggi dan berbukit serta terisolir karena jaraknya jauh dari ibu kota Kabupaten juga sekaligus Desa tertinggal. Dengan adanya konvensasi BBM Desa Banjaran mendapat 808 KK yang mendapatkan BLSM sehingga merupakan penerima BLSM terbanyak se-Kecamatan Salem.
Adapun batas-batas wilayah Desa Banjaran sebagai berikut :
§  sebelah utara        : Desa Salem
§  sebelah timur       : Desa Gununglarang
§  sebelah selatan     : Kabupaten Cilacap
§  sebelah barat        : Kuningan (Jabar)
data penduduk sampai dengan akhir Juni 2013 sejumlah 9216 jiwa terdiri dari 4725 perempuan dan 4801  laki-laki. Masyarakat Desa Banjaran mata pencahariannya mayoritas petani dan buruh tani, sehingga sebagai kepala keluarga 80% mengadu nasib di luar kota.

Potensi Pariwisata di Kecamatan Salem

Potensi Pariwisata di Kecamatan Salem

Gunung Lio yang berada di perbatasan Salem dan Banjarharjo, dapat dikembangkan sebagai Bumi Perkemahan, sehingga mampu meningkatkan daya tarik Salem namun tidak mengurangi fungsinya sebagai daerah penyangga suplai air bagi kabupaten Brebes. Setiap hari libur Puncak ini selalu di padati oleh wisatawan dari berbagai daerah. Selain menikmati hawa sejuk dan pemandangan yang luar biasa eksotis kita juga bisa mengenal keanekaragaman hayati yg ada di Sekitar Gunung Lio. puncak ini bisa di tempuh dari arah Banjarharjo dgn melewati Bandungsari dan juga di tempuh dari Desa Pasirpanjang Salem. Namun jika dari arah Bumiayu dan Majenang bisa mengikuti petunjuk jalan arah Tanjung Kersana Brebes.

Alun-Alun Salem

tempat nongkrong dan lokasi diadakannya event event Warga Salem. Disekitar alun-alun juga terdapat Masjid Agung , Pasar Salem , Kantor Kecamatan dan Lapangan Satria Perkasa Salem.

Wisata Alam dan Kolam Renang Tonjong

Tonjong merupakan salah satu kekayaan alam yang ada di Kecamatan Salem terletak sekitar 5 km dari Ibu Kota Kecamatan Salem, tonjong berada di kampung pabelokan , desa bentarsari, tonjong merupakan alternatif tempat rekreasi untuk warga kecamatan salem, setiap hari nya tonjong selalu di kunjungi wisatawan lokal maupun non lokal, dan di tonjong juga terdapat pemandangan yang masih alami,selain kekayaan alam yang sejuk dan indah tonjong juga mempunyai kolam renang yang airnya bersih dan sejuk.

Kolam Renang Tiga Putri

IG by @yudi_rabanni

Terletak di Mancagar Bentarsari.

Tugu Kopasus
Jalur pendakian ke puncak perbatasan Jawa Tengah dgn Jawa Barat, bisa di tempuh lewat Dusun Ciwindu Desa Wanoja dan Desa Windusakti. Cocok buat para pecinta Alam.

SONDAI
terletak d desa ciputih, tempat tongkrongan anak anak remaja yg menikmati Sunset di pinggiran sungai Cigunung
Bukit Bintang
Bukit Bintang merupakan kekayaan alam yang ada di kecamatan salem, bukit bintang berada di kampung babakan, desa wanoja.

Gunung SAGARA
gunung sagara terletak di desa gandoang kec salem kab brebes. bersebelahan langsung dengan gunung kumbang. disana terdapat situs peninggalan sejarah, sering di kunjungi para Mahasiswa yg ingin menggali sejarah.

Gunung KUMBANG
Gunung Kumbang merupakan salah satu gunung yang ada di kecamatan salem, gunung kumbang berada di desa ciputih, merupakan gunung tertinggi di kecamatan salem.

Gunung KADAKA
tepatnya di desa capar kc salem kb brebes. === gunung PUNCAK 3=== tepatnya bersabelahan langsung dengan gunung kadaka yng berada di desa capar kc salem.

Curug PANYUSUHAN
curug panyusuhan terletak di hulu sungai ci gunung yng berada tida jauh dari desa tembong raja dan windusakti. di curug tersebut terdapat sekitar 7 curug yng indah. tp hanya dapat d tempuh dengan berjalan kaki sekitar satu setengah jam dari desa Tembongraja Kec. Salem.

Curug SABUK
curug sabuk trletak d desa Gunung Larang Kec. Salem. tepatnya di sekitar aliran sungai ci sompok, tinggi curug tersebut sekitar 25m dan hanya dapat d tmpuh dng brjalan kaki menikuti aliran igigasi selama satu jam.

Curug KADUMANIS
curug tersebut terletak d desa Kadumanis kec Salem, tinggi curug tersebut sekitar 35m.

Info menarik klik disini